oleh

Rajiun: Pendekatan Sistem Sosio-Antropologi Sangat Penting Menjaga Sosial Budaya

MUNA BARAT,  SEKILASINDO. COM-
Masyarakat Kabupaten Muna Barat (Mubar) yang heterogen yakni yang beragam suku, Agama, dan Budaya. Bupati Kabupaten Muna Barat, LM Rajiun Tumada mengatakan pendekatan sistem Sosiologi-Antropologi Budaya menjadi hal penting untuk merawat dan menjaga keragaman Sosial dan Budaya yang ada di Kabupaten Mubar. “Sosiologi dan Antropologi Budaya sangat tepat dan penting guna menjaga keragamaan Sosial dan Budaya yang ada.” Ujar Rajiun, Rabu (20/03/2019).

“Saya selalu menegaskan bahwa Muna Barat merupakan bentuk Miniatur dari NKRI, sehingga pengelolaan pemerintahannya harus di tata secara bijak, komprehensif, dan berimbang.” Keanekaragaman yang di Mubar adalah karunia dari Tuhan yang Maha Esa, kewajiban kami sebagai Pemda mengaturnya secara adil dan proporsional, jika tidak, maka keragaman ini menjadi ancaman dan memunculkan sumber konflik., ungkapnya.

Rajiun menyebut, salah satu instrument untuk mengatasi masalah sosial dan budaya tersebut, Pemda Muna Barat melakukan pendekatan sistem sosiologi dan antropologi budaya dengan melibatkan seluruh tokoh Adat, Agama dan tokoh masyarakat yang telah terhubung dalam sebuah lembaga Adat dengan nama adanya adalah “Sarano Liwu” Kabupaten Muna Barat., terangnya.

Kata Rajiun, peran lembaga Adat dalam menjaga keamanan dan ketertiban pada masyarakat diharapkan mampu menjawab segala permasalahan sosial secara kultrul Adat dan Budaya.

“Alhamdulillah, peran lembaga Adat yang telah kami bentuk dapat bekerja baik, sehingga sampai saat ini Kamtibmas di Kabupaten Mubar dalam kondisi aman, terkendali dan damai.” Tutupnya.
(Deddy)

News Feed