oleh

Petani Geyon Mengeluh, Ini Penyebabnya 

LEBAK, SEKILASINDO. COM-Sodetan tanggul Irigasi Pengairan Bolang yang telah dibangun pada tahun anggaran 2014 lalu dengan anggaran milyaran rupiah, dari Dinas PUPR-SDA Provinsi Banten. Ternyata tidak mensejahterakan rakyat petani Blok Geyon Desa Sukamanah, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak.

Kontraktor telah ditahan karena mengerjakan proyek dengan cara asal-asalan. Dimana tanggul tersebut awalnya untuk mencegah terjadi bencana banjir di Desa Cipedang dan Wanasalam, namun penyudatan pengairan Bolang yang di salurkan ke Burunuk Desa Sukamanah menjadi kekecewaan masyarakat di blok geyon Desa Sukamanah. Ucap Sarmin

Menurut Sarmin salah satu petani sawah di blok geyon menuturkan kepada awak media bahwa luas tanah sawah di blok geyon 155 Ha yang terendam air tanggul sodetan pengairan Bolang. Seharusnya pembuangan air sawah ke sodetan diperbesar dan kalau musim hujan sawah tersebut terendam air hujan yang tidak kuat menampung luapan air hujan karena gorong-gorong kurang besar. Tutur Sarmin

Oleh sebab itu,  petani blok geyon mengeluh dengan cuaca saat ini (hujan) sehingga warga mengharapkan kepada Pamerintah agar bisa memperhatikan keluhan kami selaku petani.

Begitu pula yang disampaikan Agoy salah satu tokoh pemuda burunuk Desa Sukamanah juga pemerhati nasib petani di wilayahnya merasa prihatin apabila hujan lebat 155 Ha sawahnya terendam. “Pemerintah Pusat, Provinsi dan Kabupaten Lebak harus menyikapi persoalan ini yang dialami petani, tegas Agoy. ( Ui )

News Feed