oleh

Emak-Emak Beraksi Kampanye Hitam di Sulawesi Selatan

Makassar, Sekilasindo.com – Sebuah video ibu-ibu kampanye hitam di Sulawesi Selatan, menjadi vira. Ibu tersebut berkampanye untuk Prabowo Subianto dan menyebarkan berita bohong soal Jokowi.

Ibu itu menyebut pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) akan menghapus kurikulum agama dan menghapus pesantren. Dalam video itu ibu tersebut memakai baju yang motifnya menyerupai lambang PKS.

“Kalau kita pilih Prabowo itu, kita pikirkan nasib agama kita, anak-anak kita walaupun kita tidak menikmati. Tapi besok lima tahun atau 10 tahun akan datang ini, apakah kita mau kalau pelajaran agama dihapuskan oleh Jokowi bersama menteri-menterinya?” kata ibu tersebut.

Bahkan ibu terus menyebarkan berita bohong ke lawan bicaranya di video tersebut. Ibu mengatakan, Jokowi akan menggantikan pesantren menjadi sekolah umum.

“Itu Kan salah satu programnya mereka. Yang pertama, pendidikan agama dihapus di sekolah-sekolah. Terus rencananya mereka itu menggantikan pesantren. Itu akan menjadi sekolah umum dan berbagai macam cara untuk ini,” jelas ibu itu.

Menanggapi viral itu, Polda Sulsel menyelidiki video viral emak-emak yang melakukan kampanye hitam terhadap Jokowi. Polisi akan berkoordinasi dengan Bawaslu dalam penyelidikan.

“Nanti coba kerja sama dengan Bawaslu akan dilihat apakah ada pelanggaran Pemilu atau tindak pidananya, termasuk (diselidiki) bersama Gakkumdu,” ucap Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Dicky Sondani.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Sulsel La Ode Arumahi mengatakan hingga saat ini belum ada laporan ke jajaran Pengawas Pemilu di Sulsel tentang model kkampanye seperti video tersebut. Namun, dia menyebut salah satu tugas mereka selain mengawasi dan menindak, juga melakukan pencegahan.(detik/AR)

 

News Feed