oleh

SEPERNAS, LPMT dan Forum Massa Gelar Aksi Unjuk Rasa di Mapolres Jeneponto

JENEPONTO, SEKILASINDO.COM – Puluhan  Masyarakat yang tergabung dalam SEPERNAS (Serikat Pers Reformasi Nasional) yang diketuai M Arief bersama Lembaga Pengaduan Masyarakat Turatea (LPMT) yang diketuai Nasir Tinggi, melakukan aksi unjuk rasa di depan Mapolres Jeneponto, Senin (4/3/2019) pukul 10.00 Wita.

Juga ikut berpartisipasi dari Forum Massa sejumlah kecamatan, diantaranya, Kecamatan Rumbia, yang dipimpin oleh H. Manna, Kecamatan Batang dipimpin oleh Syarifuddin Sitaba, Kecamatan Tamalatea oleh Daeng Sangrang, Kecamatan Tarowang oleh Karaeng Sese.

Dalam aksi yang yang sempat membuat macet ruas jalan Sultan Hasanuddin, Kecamatan Binamu itu, mempertanyakan kepada pihak Polres terkait kinerja Polsek Tamalatea dalam penangkapan tersangka pencurian kambing yang sempat ditahan beberapa hari di Polsek justru saat ini dibebaskan.

Hal itu disampaikan Nasir Tinggi selaku Jenderal Lapangan dalam orasinya, menyampaikan bahwa tersangka telah lama DPO Polres Jeneponto.

“Ini sangat keliru dan salah satu dari tersangka pencuri kambing itu adalah DPO Polres Jeneponto, sangat aneh kalau buronan Polres, setelah ditangkap malah diserahkan ke Polsek Tamalatea. Biasanya dari Polsek ke Polres, ini sebaliknya,” tegas Nasir Tinggi yang juga menjabat sebagi Ketua Bidang Investigasi SAPERNAS.

Selain Nasir, salah seorang dari LSM, Ardi Kulle  juga menyampaikan dalam orasinya agar berharap agar pencuri kambing tersebut segera ditangkap.

“Kami berharap agar maling ini segera ditangkap untuk diproses yang benar dan yang membeli kambing juga termasuk penadah harus ditangkap juga dan diproses hukum,” kata Ardi.

Masih dilokasi yang sama, Ketua SASPERNAS, M Arief K, meminta agar Kapolres Jeneponto melaporkan AKP Salman Salam (Kapolsek Tamalatea) ke Polda Sulsel untuk segera diproses dan dicopot dari jabatannya.

Setelah melakukan orasi, jajaran Polres Jeneponto meminta kepada semua pengunjuk rasa untuk bertemu Kapolres Jeneponto di Aula lantai 2 Mapolres Jeneponto.

Namun Dalam pertemuan ini,  Ketua Sepernas kecewa lantaran Kapolres Jeneponto AKBP Heri Susanto tidak dapat menemui Massa pengunjuk Rasa.

Namun sedikit terobati karena yang kami temui adalah Kabag. Ops. Kompol Nur Mahmud,  Kasat Reskrim Bobby Rachman dan Kasat Intel Polres Jeneponto.

“Dalam pertemuan ini kita sepakat untuk memproses kasus maling kambing ini diambil alih oleh Polres Jeneponto dan akan mempunyai kepastian Hukum,” harap M Arief K

( Arf/lql)

News Feed