oleh

Warga Kalindu Berharap Tanggul Dibangun Secepatnya

 

PASANGKAYU, SEKILASINDO.COM – Lambatnya penanganan pembangunan tanggul dari pemerintah, akhirnya berdampak pada jalan alternatif masyarakat Dusun Kalindu, Desa Lariang, Kecamatan Pasangkayu.

Derasnya aliran arus air sungai Lariang yang mengakibatkan jalan terkikis hingga terputus, kurang lebih 3 meter dan tidak dapat dilalui kendaraan.

Ditemui Kepala Desa Lariang, Firman mengatakan, akibat jalan terputus, ada tiga Dusun yakni Korondo, Kalting dan Kalindu yang terendam banjir yang membuat sebagian warga mengungsi mencari tempat aman.

“Namun, sebagian masih bertahan, ada juga warga katakan, kami sudah pasrah, sejak dulu sampai sekarang belum ada tindak lanjut sebelum jalan terputus. Sedangkan untuk jumlah Kepala Keluarga (KK) sekitar 50-an dan jumlah penduduk kurang lebih 100 jiwa,” terangnya.

Sungai Lariang tersebut sudah dikunjungi oleh Bupati Pasangkayu, Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar) dan anggota DPR RI.

“Setelah dikunjungi oleh pemerintah, Balai sudah turun mengukur, membuat gambar dan ketika (gambar) selesai mungkin bulan ini dapat dikerjakan,” ucap Firman.

Masyarakat Dusun Kalindu, Nasir Dg Mid’e mengakatakan, sudah ada beberapa warga yang sudah mengungsi, akibat banjir tesebut.

“Namun, sampai saat ini belum ada pembangunan tanggul, bahkan kita sudah di janji akan dikerja bulan tiga tahun ini. Jadi, kami sangat berharap agar secepatnya dibangun tanggul tersebut,” tuturnya.(Roy Mustari)

News Feed