oleh

Kepemimpinan Kepala Dinas Pendidikan Pandeglang Dinilai Buruk

Kadis Pendidikan Pandeglang, Olis Solihin.

PANDEGLANG, SEKILASINDO.COM- Kepala Dinas Pendidikan Pandeglang, Olis Solihin dinilai buruk dan kurang produktif. Hal itu terbukti banyak masalah di dunia pendidikan saat ini.

Dini hari Kamis (28/2/2019) sejumlah wali murid datang ke kantor Dinas Pendidikan dalam rangka meminta ketegasan kepala Dinas. Namun setalah datang, Kadis Olis Solihin tidak mau menyapa dan bertatap muka dengan masyarakat itu.

Ironis, tentunya kepemimpinan Dinas Pendidikan Pandeglang kali ini seperti tidak mempunyai jiwa sosial padahal dia itu sebagai publik figur.

Kedatangan masyarakat ke Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Pandeglang menggunakan kendaraan yang di dapat dari hasil patungan agar keinginannya bertemu Kepala Dinas Pendidikan Pandeglang bisa tercapai.

Saat di konfirmasi sekilasindo.com Kepala Dinas Pendidikan Olis Solihin dirinya tidak mau mendengar konfirmasi media.”Silahkan aja ke pak Hapid, karena program PIP sudah pasti sesuai juknis PIPnya, tidak bisa uang di cairkan oleh pihak sekolah bila tidak ada surat kuasa dari wali murid,” kata Olis.

Namun saat diminta untuk gabung dengan masyarakat yang mengeluh dirinya tidak mau mendengarkan keluhan masyarakatnya. Bahkan keluar dari ruang tersebut.

Sehingga membuat geram Ketua DPW Laskar Garda Banten, Nana Suryana dirinya mengaku heran dengan sikap Kepala Dinas Pendidikan, seperti tidak bermoral. Padahal kata dia Kedatangan masyarakat ke Dinas Pendidikan untuk bisa bertemu dengan Kepala Dinas dan meminta tanggapan Kadis itu.

Menurutnya ini Cermin buruk bagi dunia pendidikan di Kabupaten Pandeglang harus memiliki kepala Dinas seperti ini. ” Kadis itu sudah tidak berhasil, terlebih ketika menyikapi masalah kecil saja sudah tidak bisa dan tidak mau mendengar, mungkin pantas Kadis Pendidikan ini di sebut pecundang,” Ujar Nana usai mendampingi ke Kantor Polres Pandeglang.

Wali Murid SDN Ciseureuhen 4, di ruang Sapras Pendidikan Pandeglang.

Hal itu di benarkan oleh Sujana Akbar, dirinya juga sangat kecewa dengan sikap kadis pendidikan ini. Terlebih Kata dia dirinya langsung yang meminta kadis untuk bergabung dengan masyarakat di ruangan sarana prasarana (sapras). Namun di tolak lalu di tinggal keluar.

“Kadis Pendidikan ini mungkin tidak mau mendengar keluhan masyarakat, tentu cambuk bagi pemerintah Kabupaten Pandeglang harus memiliki pejabat yang tidak bermasyarakat,” tegasnya.

Sujana Akbar meminta kepada pemerintah Kabupaten Pandeglang, Bupati Irna Narulita, untuk meninjau ulang kinerja Dinas pendidikan, karena sudah tidak produktif dalam menyikapi persoalan. (Hadi)

News Feed