oleh

Akibat Urugan Tanah Merah, Jalan di Cibadak Jadi Licin, Hingga Korban Terjungkal

Pengendara yang melintas terjatuh akibat jalan licin

 

LEBAK, SEKILASINDO.COM – Sejumlah Pengguna jalan yang melintasi jalan Cibadak Jadi korban Kecelakaan. Lantaran adanya Aktivitas Galian Tanah merah di lokasi tersebut, tepatnya di Desa Pasarkeong Kecamatan Cibadak Kabupaten Lebak, Rabu (20/2/2019).

Aktivitas galian tanah merah lumpur tersebut berceceran di jalan hingga menyebabkan jalan rusak dan licin dan berdampak pada kecelakaan warga yang melintasi jalan tersebut.

Diungkapkan salah satu korban kecelakaan, Imam setiawan, meminta agar kepada pengusaha galian tanah merah harus dapat mementingkan keselamatan masyarakat khususnya kepada pengguna jalan.

“Tolong pentingkan keselamatan pengguna jalan terutama masyarakat setempat karena sudah banyak sekali korban kecelakaan yang terjadi akibat banyaknya tanah merah yang berceceran di jalan raya itu,” ujarnya.

Imam mengaku bukan hanya dirinya saja yang mengalami kecelakaan bahkan kata dia ada beberapa anak sekolah yang mengalami hal serupa.

” Saya terpeleset di jalan itu, lantaran jalan itu banyak tanah yang berceceran di bahu jalan, kini kaki saya lecet, motor saya juga mengalami sedikit kerusakan dan ternyata bukan hanya saya, sejumlah siswa juga mengalami hal serupa,” keluhnya.

Hal senada juga dikatakan tokoh masyarakat, Syawal, meminta galian urugan tanah merah harus dihentikan karena berdampak pada pengguna jalan, akibat banyak korban kecelakaan.

“Saya minta kegiatan ini di tutup agar tidak terjadi kecelakaan kembali,” tegas Syawal.

Dikatakan Syawal, kegiatan tersebut bukan dari kegiatan jalan tol, namun kata dia kegiatan tersebut milik pribadi Kades Pasar Keong dan Kades Cisangu.

“kegiatan ini milik pribadi dua kepala desa bukan untuk kegiatan jalan tol,” tuturnya.

Sementara saat dikonfirmasi Kepala Kecamatan Cibadak, Rahmat, melalui telepon selulernya, dia tidak bisa memberikan penjelasan (‘No Coment’), tetapi dia sudah memanggil Kedua Kepala Desa untuk dimintai Keterangan.

“Silahkan tanyakan langsung ke desanya masing-masing” pungkas, Rahmat, saat disinggung terkait ijinnya.

Menurut warga, diketahui urugan tanah merah dijual ke Cidadap Tanggerang. ( Dra/ Hadi).

News Feed