oleh

Ini Sebabnya, Warga Tompobalang Keluhkan Pendataan Keluarga Sehat

Kartu registrasi resmi yang digunakan untuk pendataan Keluarga Sehat oleh Puskesmas Somba Opu, Kabupaten Gowa

GOWA, SEKILASINDO.COM – Warga Kelurahan Tompobalang, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, keluhkan petugas Puskesmas Somba Opu yang melakukan pendataan keluarga sehat.

Pasalnya petugas dari Puskesmas Somba Opu, yang datang door to door ke rumah warga, menyampaikan kepada warga, apabila masuk dalam kriteria keluarga sehat apabila sudah terdaftar dan menjadi peserta BPJS.

Tetapi kalau belum terdaftar di BPJS, keluarga itu belum dinyatakan keluarga sehat.

Ina, warga Kelurahan Tompobalang, Kecamatan Somba Opu, mengaku heran dan bingung atas kriteria yang dipaparkan oleh petugas kesehatan dari Puskesmas Somba Opu.

“Saya heran dan bingung, kenapa harus mendaftar dulu sebagai peserta BPJS baru dikatakan keluarga sehat, sementara semua yang dia data itu, kami di rumah sehat semua, tidak ada negatifnya,” ucap Ina, kepada Sekilas Indonesia, saat petugas kesehatan kunjungi rumahnya.

Saat dikonfirmasi Kasubag Humas Dinas Kesehatan Gowa, Sahir, menyampaikan tidak benar kalau seperti itu, “nanti saya koordinasikan dengan pihak puskesmas Somba Opu,” ujarnya, Senin (18/2/2019)

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gowa, dr. H. Hasanuddin (Shanty/Foto)

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gowa, dr.H.Hasanuddin, yang dikonfirmasi juga mengatakan hal itu tidak dibenarkan, kalau statusnya keluarga sehat harus menjadi peserta BPJS.

“Memang semua petugas dari Puskesmas se Kabupaten Gowa, saat ini tengah mendata Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (PIS-PK),” ucapnya.

Tetapi kalau dikategorikan dia keluarga sehat, dan dia harus mendaftar menjadi peserta BPJS itu tidak dibenarkan.

“Dan tujuan dari program ini, untuk mendeteksi penyakit dini, jadi kalau ada masyarakat yang sakit itu akan dibawa ke Puskesmas,” jelasnya.

Serta diobati sampai dia sembuh, baik itu mampu dan tidak mampu, karena semua Puskesmas yang ada di Kabupaten Gowa, sudah siap obat dan itu gratis, tidak ada pembayaran.

“Dan kalaupun puskesmas tidak bisa menangani pasien, itu akan dirujuk ke Rumah Sakit,” tambahnya.

Pendataan ini merupakan program Nasional dan serentak dilakukan di seluruh Indonesia.

“Jadi semua puskesmas itu akan melakukan pendataan sampai selesai,” tutupnya. (Shanty)

News Feed