oleh

Pelantikan DPC-FKDT dan DPAC- FKDT Diduga Ilegal & Berbau Politik

PANDEGLANG,SEKILASINDO.COM- Pelantikan atau Pengukuhan Dewan Pengurus Cabang Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (DPC- FKDT) Kabupaten Pandeglang dan Dewan Pengurus Anak Cabang Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (DPAC-FKDT ) tingkat Kecamatan se-kabupaten Pandeglang diduga sarat politik.

Pelantikan atau pengukuhan  DPC FKDT dan PAC FKDT  yang di gelar pada hari Jum’at (1/2/2019) di aula Kemenag Pandeglang itu tidak di lakukan musyawarah cabang terlebih dahulu dengan sejumlah pengurus anak cabang se-kabupaten Pandeglang.

Sehingga timbul konflik di antara pengurus lantaran pengukuhan atau Pelantikan tersebut tidak di berdasarkan musyawarah cabang (Muscab) terlebih dahulu tentu sudah menyalahi AD ART FKDT.

Menurut Mila salah satu Pengurus Anak Cabang Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (PAC-FKDT) Kecamatan Pandeglang, turut prihatin dengan sejumlah pengurus kecamatan yang terdzolimi.

Bahkan kata dia, pelantikan yang di gelar kemarin terlalu di paksakan lantaran pengukuhan tersebut tanpa  konfirmasi dengan kepengurusan yang sudah terbentuk, bahkan ada seorang pengurus tidak tahu apa-apa saat akan di lantik.

” Sejumlah pengurus di ganti tanpa sepengetahuan pengurus, kalau memang tidak mau adanya musyawarah cabang luar biasa (Muscablub) harusnya dilakukan pemilihan kepengurusan dulu di tingkat kecamatan dengan pengurus, bukannya di tunjuk tanpa memikirkan organisasi yang sudah terbentuk. Saya dan rekan-rekan akan mengadakan Muscablub, ” tegas Mila melalui telepon selulernya. Minggu (3/2/2019).

Dirinya pun mengaku bahwa pelantikan tersebut ada yang janggal lantaran terbukti daftar hadir orang lain pun sudah terisi padahal mereka tidak hadir dalam acara tersebut.

” Daftar hadir saya ada yang isi dan ada tanda tangannya padahal saya tidak hadir ke dalam acara tersebut, kalau memang Zaenudin menyatakan bahwa yang hadir itu ada 29 kecamatan FKDT tingkat Kecamatan, wajar saja karena di daftar hadir ada mengisi mengatasnamakan nama saya, ironisnya lagi tanda tangan saya di palsukan,” akunya.

Ditambahkannya, pelantikan tersebut sangat di sesalkan. Kalaupun saya tidak tergeser dari organisasi ke Pengurusan yang sudah terbentuk, tapi gimana dengan kepengurusan kecamatan lain.

” Ada banyak ke pengurusan yang di ganti tanpa koordinasi dengan pihaknya, diantaranya Kecamatan Cipeucang, Kecamatan Karangtanjung, Majasari, Kaduhejo, Menes, Carita, Kaduhejo, Sindangresmi, Saketi, dan beberapa kecamatan lainnya,”  terang Mila Ketua PAC Kecamatan Pandeglang.

“Menurut hemat saya jelas ada muatan politik karena ini tahunnya politik,” imbuhnya

Sementara itu, Ketua Pengurus FKDT Kecamatan Menes, H Asep Cipta Mandranata, S.Sos, M.Pd membenarkan bahwa pelantikan tersebut banyak  terdzolimi. “Betul ..kami selaku pengurus kecamatan yang telah bekerja merasa terdzolimi oleh mereka yang melakukan pergantian  tanpa melalui musyawarah,” akunya.

Walaupun posisi Kecamatan Menes tidak ada masalah. Bahkan dirinya mengaku langsung protes ke yang bersangkutan supaya pengurus yang sudah berjalan di kembalikan seperti semula, karena saya tidak setuju dengan caranya yang arogan serta bentuk perlawanan bagi teman yang di dzolimi.” Katanya.

Masih kata Asep , apalagi arogansi itu terjadinya di organisasi pendidikan keagamaan, serta di lakukan oleh orang-orang yang mengerti dan paham dngan agama, itu tidak pantas dan tidak elegan

Seharusnya kita mampu memberikan contoh yang baik, serta memberikan pendidikan berorganisasi yang baik pula kepada mereka yang tidak paham, terlepas itu ada kaitannya dengan politik atau tidak. Jangan sampai jaman sedang edan karena politik, kemudian mereka yang mengerti agama ikut ikutan, jadi lucu kelihatannya.

“Untuk itu saya meminta kepada pengurus FKDT agar segera mengadakan musyawarah serta mengembalikan nama nama yang sudah di buang secara sepihak,” pintahnya.

Sementara ini, pihak media masih berusaha untuk menghubungi Kepala Kemenag Pandeglang, Kanwil Kemenang dan Ketua DPW FKDT Provinsi Banten, namun belum berhasil.

Penulis : Hadi Isron.

News Feed