oleh

Jembatan Rai’e Mengancam Nyawa Warga Kampung Tengah

PASANGKAYU, SEKILASINDO. COM-Setiap hari Masyarakat tani lalui jembatan gantung, bahkan sudah rapuh sehingga dapat membahayakan nyawa warga yang hendak ke kebunnya, sungai tersebut dihuni buaya.

Jembatan Rai’e terletak di jalan Rusa, Dusun Kampung Tengah, Kecamatan Pasangkayu namun, sampai hari ini masih dikeluhkan warga.

Salah satu warga, Abd Rahman S mengatakan, di seberang jembatan Rai’e banyak kebun warga didalamnya, jadi untuk mengangkut hasil kebun seperti pisang, jagung, palawija dan sawit, kami menggunakan sepeda motor.

“Hasil kebun kami angkut menggunakan sepeda motor itupun kalau kemarau dan jika musim hujan turun, kita memikul hasil kebun tersebut sambil melewati jembatan Rai’e,”ungkapnya kami 31 januari.

Lebih lanjut dia katakan, sebenarnya jembatan Rai’e ini sangat membahayakan bagi kami, jika menyeberang melewati (jembatan-red) karena dibawahnya sungai Pasangkayu dan kita sering melihat ada buaya sepanjang lima (5) meter panjangnya.

“Jika kita melihat kondisi papan atau baloknya yang rapuh, kami bersama – sama warga lakukan gotong royong untuk memperbaiki sehingga dapat dilalui kembali. Jembatan Rai’e sudah sekitar lima (5) tahun kondisinya masih seperti sekarang,”terang Rahman.

Rahman juga sampaikan, sementara ini, perhatian pemerintah masih kurang, apalagi jembatan Rai’e setiap hari saya lewati.

“Kalau untuk jembatan merah itu hanya dilalui warga Dusun Labuang, sedangkan kita disini lewatnya di jembatan Rai’e dan saya berharap agar pemerintah dapat memperhatikan (jembatan-red) kami yang ada di Dusun Kampung Tengah,”ucapnya.(Roy Mustari)

News Feed