Komunitas Pejuang Subuh Bulukumba Ramaikan Shalat Subuh di Masjid


BULUKUMBA, SEKILASINDO.COM – Shalat berjamaah di masjid akan memperoleh pahala yang banyak dibanding shalat sendiri. Seperti yang dilakukan salah satu Komunitas Pejuang Subuh untuk memakmurkan dan meramaikan shalat subuh berjamaah yang berlangsung di Masjid Lailatul Qadar Batukaropa, Kabupaten Bulukumba, Minggu (6/1/2019).

Komunitas Pejuang Subuh Bulukumba pertama kali terbentuk tanggal 28 Oktober 2018 di Masjid Islamic Center Dato Tiro Bulukumba. Sekretariat Pejuang Subuh beralamat di Jalan Bung Tomo depan SMAN 1 Bulukumba.

Pencetus Pejuang Subuh, Arianto Natsir Lewa, mengatakan, awalnya kami bertiga mencari solusi yang terbaik bagaimana shalat subuh bisa terjaga dan tepat waktu.

“Maka muncullah sebuah ide untuk membentuk komunitas ini diawali ucapan Bismillahirrahmanirrahim,” kata Arianto kepada wartawan Sekilas Indonesia, Senin (7/1/2019).

Komunitas Pejuang Subuh sesuai visi yakni shalat subuh seramai shalat jumat. Demikian juga dengan misinya untuk membangunkan dan menjaga pejuang subuh, shalat subuh 40 hari tak putus di masjid. Dan menjaga silaturahmi sesama ummat dan anggota Pejuang Subuh.

“Memotivasi dan menyemangati saudara-saudara yang ada di komunitas pejuang subuh maupun masyarakat disekitar  masjid  yang kita tempati shalat subuh berjamaah,” imbuhnya.

Dia menjelaskan, kami mengunjungi masjid dan dikhususkan masjid-masjid yang sepi jamaah subuhnya, biar masyarakat disekitar masjid terkhusus anak muda bisa termotivasi datang shalat subuh berjamaah.

“Kegiatan yang kami lakukan selama terbentuk komunitas ini yakni salah satunya bakti sosial, pengajian taklim dan silaturahmi ke masjid-masjid,” terang dia.

Lanjut dia, di komunitas Pejuang Subuh beraneka ragam terdiri dari berbagai kalangan dan siapa saja boleh bergabung. Satu tujuan yakni meramaikan shalat Subuh seramai shalat jumat. Dan saat ini, Komunitas Pejuang Subuh sudah mencapai 150-an anggota.

Dikesempatan yang sama, anggota Komunitas Pejuang Subuh, Dedi Miswar Yusuf, mengatakan bahwa dengan adanya komunitas ini, menambah motivasi dan warga lainnya untuk lebih giat meramaikan shalat subuh seramai shalat jumat.

“Terlebih lagi buat kami yang minim ilmu agama, yang tergabung di Komunitas Pejuang Subuh banyak belajar dan berbagi tentang agama,” pungkasnya.

Penulis : Andi Alfian