oleh

Plt Desa Punaga Memberikan Contoh Yang baik Tentang Kebersihan Lingkungan

TAKALAR, SEKILASINDO.COM-Masyarakat memang harus di beri kesadaran tentang arti sebuah lingkungan yang bersih, namun untuk memberikan kesadaran kepada mayarakat terkait kebersihan lingkungan tentunya bukanlah sesuatu hal yang mudah.

Untuk menerapkan suatu contoh kebersihan lingkungan harus di butuhkan kerja sama yang baik antara pemerintah setempat dan tokoh masyarakat.

Kendati demikian melalui kerja sama yang baik tentunya akan berdampak dengan kebaikan kemudian akan membuahkan hasil yang memuaskan melalui kerja nyata, sebab pemerintahan tidak hanya menghimbau tentang pentingnya kebersihan lingkungan.

Tapi peran seorang pemimpin yang baik tentunya harus lebih nampak dalam memberikan gambaran atau contoh yang baik kepada warganya, dimana dalam hal tersebut pemerintah harus turun lapangan dan terlibat langsung dengan melakukan pendekatan kepada masyarakat.

Seperti dengan hadirnya Ahmad S.Ag, M.Pd sebagai Pejabat Pelaksana Tugas (PLT) Desa Punaga, Kecamatan Mangngarabombang. Meskipun terbilang masih baru menjabat sebagai Plt di desa Punaga, akan tetapi dirinya sudah mampu menjalankan amanah sebagai pemimpin yang baik dan penuh tanggung jawab.

Dimana hari Sabtu di jadikan sebagai momentum yang baik dan di sulap menjadi Sabtu Bersih (Saber) demi untuk menjalankan program Bapak Bupati Takalar yaitu Gerakan Masyarakat Tangkasa dan Gammara (Gema Tasamara)

Saber ini bertujuan untuk mengajak masyarakat mengenal lebih dini tentang arti sebuah kebersihan lingkungan. Aksi gotong royong tersebut dilaksanakan di dusun Malelaya Desa Punaga, Kecamatan Manggarabombang, sabtu (05/1)

Berdasarkan pantauan Sekilasindo.com melihat Ahmad, S.Ag. M.Pd yang di bantu oleh kader keamanan, kader kebersihan, kader kesehatan bersama para kepala dusun dan tokoh nasyarakat Desa Punaga secara bersama sama membersihkan semua ranting pohon, semak- semak dan drainase yang di duga kuat tempat bersarangnya nyamuk dalam memasuki musim hujan.

Plt Desa Punaga mengatakan “Sabtu bersih (Saber) ini di lakukan untuk membersihkan semua tempat-tempat perkembang biakan nyamuk malaria atau demam berdarah ( Dbd) dalam memasuki musim hujan, selain itu, ranting pohon juga di pangkas demi untuk mengantisipasi terjadinya pohon tumbang akibat cuaca buruk.

Harapan saya dengan memberikan contoh kepada masyarakat, supaya mereka sadar dengan sendiri bahwa budaya hidup bersih sangatlah bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari karena untuk menciptakan lingkungan yang bersih bukanlah sesuatu hal yang mudah akan tetapi menjadi suatu tanggung jawab kita semua demi menjalankan program Bupati Takalar Gema tasamara, harapnya. (Araswandi)

News Feed