oleh

Merasa Iba Sama Suami Akibat Buta, Seorang Istri di Takalar Bantu Cari Nafkah Jualan Jajanan di TK 

TAKALAR, SEKILASINDO.COM – Muhammad Haris Daeng Tojeng warga Dusun Bonto pa’ja Desa Bontomanai, Kecamatan Manggarabombang, tidak dapat melihat (buta) sehingga tidak bisa lagi menafkahi istrinya.

Penyakit tersebut sudah 3 Tahun di deritanya sehingga sulit lagi baginya untuk mencari nafkah untuk kebutuhan sehari-harinya.

Suatu keberuntungan karna istrinya Rahmawati Daeng Sunggu membantu mengais nafkah dengan cara menjual makanan ringan di sekolah Taman Kanak-Kanak (TK).

Dari hasil itulah kemudian ia kumpulkan uang untuk mencukupi kebutuhan sehari-harinya, meskipun pendapatannya tak seberapa namun sang istri selalu bersyukur karna ia merupakan tulang punggung bagi keluarganya.

Kepada media ia menjelaskan sangat berharap bantuan dari pemerintah, sebab suaminya sudah 3 tahun menderita penyakit (buta) dan sama sekali sudah tidak bisa bekerja seperti orang-orang normal pada umumnya.

“Saya sebagai istri sekalian menjadi tulang punggung keluarga, tiap hari saya bekerja menjual makanan ringan di sekolah TK berupa kerupuk dan nasi kuning, dari hasil itulah saya kumpulkan untuk membeli beras demi kebutuhan sehari-hari,” tuturnya.

“Itu pun kadang kalau pas jualan ramai karna yang namanya anak TK uang jajan yang mereka bawa tidak seberapa, tapi mau di apa hanya itulah yang saya bisa lakukan untuk bisa bertahan hidup, sebab saya tidak pernah menikmati bantuan dari pemeritah seperti Beras Sejahtera (Rastra),” katanya.

“Saya berharap muda-mudahan pemeritah tergerak hatinya kemudian membantu masyarakat kecil seperti saya, dan semoga bantuan selalu tepat sasaran,” harapan Rahmawati Daeng Sunggu.

Mendengar kabar tersebut Pejabat Pelaksana Tugas (PLT) Desa Bontomanai, drh Ahmad Nur menjelaskan ke media, menjadi sebuah kewajiban bagi negara untuk memberikan solusi serta pelayanan terbaik bagi warga miskin yang tidak mampu memenuhi kebutuhan hidupnya.

Kedepan Pemerintah Desa Bontomanai akan memprogramkan bantuan sosial serta akan memberikan pelayanan program kemandirian melalui bentuk pelatihan wirausaha. Wirausaha yang sesuai dengan potensi dan kemampuan mereka melalui pembinaan sampai tahap mereka bisa mandiri.

“Kami berharap program seperti ini didukung oleh masyarakat dalam mewujudkan kehidupan yang mandiri dan tidak menyerah dalam menjalani hidup,” harap PLT Desa Bontomanai, drh Ahmad Nur.

Penulis : Araswandi

 

News Feed