oleh

Tahun ini Pembangunan RSUD Syekh Yusuf 39 Miliar, Tahun Depan 50 Miliar

GOWA, SEKILAS INDONESIA – Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan meninjau langsung lokasi pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syekh Yusuf, yang berlokasi di Jalan Wahidin Sudiro Husodo, Jum’at (12/10/10).

Sesampainya di lokasi, Adnan yang didampingi Direktur RSUD Syekh Yusuf, Dr. Salahuddin langsung berkeliling melihat bangunan yang telah jadi.

Dikesempatan ini, Adnan mengatakan bahwa untuk pembangunan gedung ini baru kita maksimalkan sampai lima lantai. Tahun depan kita targetkan dua lantai yang tersisa juga akan rampung.

“Total dana yang sudah digunakan Rp.39 miliar yang semuanya berasal dari APBN. Untuk tahun depan kita masih membutuhkan anggaran sebesar Rp.50 Miliar, Rp 20 miliar digunakan untuk  penyelesaian lantai 6 dan lantai 7, sedangkan Rp.30 miliar lainnya untuk melengkapi sarana dan prasarana lainnya,” jelas Adnan.

Orang nomor satu di Gowa melanjutkan, saat ini pembangunan RS Syekh Yusuf sudah memasuki tahun kedua. RS yang dibangun hingga lantai 7, masing-masing lantai 1 akan diperuntukkan untuk UGD dan IGD, laboratorium, dan apotik.

Sedangkan Lantai  2 untuk seluruh poli yang ada, sedangkan lantai 3 dan 4 untuk pasien rawat inap kelas 3 dengan kapasitas 200 tempat tidur.

Lantai 5, lanjutnya, akan digunakan untuk pasien kelas 1 dan kelas 2 serta VIP, Lantai 6 khusus untuk perawatan anak, dan lantai 7 untuk perkantoran. Bangunan yang ada di bagian depanpun nantinya akan dihancurkan, untuk dijadikan area parkiran.

“Jadi dengan selesainya RSUD ini, maka akan ada penambahan 200 tempat tidur, sehingga total tempat tidur yang tersedia mencapai 400 tempat tidur. kita berharap tidak ada alasan pasien dirujuk karena kurangnya tempat tidur,” kata bupati termuda di KTI ini.

Sementara, Humas RSUD Syekh Yusuf, Taslim, mengungkapkan, saat ini RSUD Syekh Yusuf diperkuat sebanyak 398 tenaga perawat dan bidan. Selain itu 30 dokter spesialis, dokter umum 11 orang dan dokter gigi 5 orang.

“Dengan selesainya RSUD Syekh Yusuf yang mengalami penambahan ruang inap ini, maka pasti kita akan membutuhkan tambahan tenaga medis. Karena kapasitas tempat tidur juga bertambah,” singkat Taslim. (Shanty)

Editor : Ady

News Feed