oleh

Warga Kecewa Pelayanan Puskesmas Kampili, Ketua Komisi 4 DPRD Gowa Akan Tinjau ke Lokasi

GOWA, SEKILASINDO.COM- Sebelumnya diberitakan pasien demam berdarah desa Pallangga, yang mendapatkan pelayanan tidak memuaskan di Puskesmas Kampili, justru sebaliknya pasien mendapatkan perlakuan tidak beretika dari oknum perawat puskesmas Kampili, Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa

Awal kronologinya begini, ibu pasien, Nursida Yusuf, akhirnya buka- bukaan terkait pelayanan tidak layak dari oknum perawat. Melihat gejala bercak merah pada lengan tidak sesuai dengan hasil tes darah pihak puskesmas Kampili mendiagnosis anak saya terkena penyakit tipes.

“Terus terang, saya meragukan diagnosa mereka karena sudah puluhan bintik merah di lengannya dan gejalanya di internet tidak seperti penyakit tipus, makanya saya berinisiatif untuk minta dirujuk saja ke rumah sakit Syech Yusuf tetapi mereka sepertinya tersinggung karena ketidak percayaan terhadap diagnosa mereka,” terangnya.

Lanjut kata ibu tiga anak ini, mereka tidak mau memberikan rujukan kalau atas permintaan pasien kecuali rujukan dari pihak puskesmas Kampili sendiri tetapi karena saya ngotot akhirnya di berikan rujukan,

“Tetapi yang paling mengecewakan, anak saya harus di cabut infusnya dan harus bertanda tangan padahal sudah sekarat,” terangnya.

Dan setelah saya sampai di rumah sakit ruang IGD Syech Yusuf langsung tes darah dan menyusul adiknya juga ikut tes darah, tidak berselang lama.

“Keduanya di diagnosis terjangkit penyakit Demam Berdarah. Hampir saja keluarga saya mengalami Malpraktek di puskesmas Kampili,” geramnya.

Keluhan dari beberapa pasien, dimana pelayanan dari para oknum perawat terkesan kurang peduli dan sangat tidak profesional.

Saat dimintai tanggapan, Ketua Komisi 4 DPRD Gowa, Asriadi Arasy, terkait dengan hal itu, kami akan tindak lanjuti dengan melakukan kunjungan langsung ke tempat tersebut.

Dan nantinya akan menjadi dasar referensi kami untuk mengundang Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gowa.

“Untuk mencari solusi terkait masalah yang di alami masyarakat, salah satunya Keluarga Nursida Yusuf Dg Simba,” tandasnya. (Shanty)

News Feed