oleh

Warga Keluhkan Pelayanan Puskesmas Kampili

GOWA, SEKILASINDO.COM- Dua anak bersaudara warga Dusun Pallangga, Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa positif tertular Demam Berdarah.

Penyebaran penyakit yang dibawa nyamuk aedes aegepty itu menyerang dua orang anak dalam satu rumah ini, kondisinya sekarang tengah menjalani perawatan opname di Rumah Sakit Syekh Yusuf.

Orang tua pasien, Nursida Yusuf Daeng Simba, menyampaikan bahwa anaknya itu sudah empat hari terkena demam tinggi dan muntah- muntah.

“Namun baru ketahuan positif terjangkit demam berdarah setelah pihak Rumah Sakit Syech Yusuf menyatakan bahwa kedua anak saya tertular demam berdarah,” ucapnya Selasa (2/10)

Saat itu langsung dibawa ke Puskesmas Kampili, tetapi karena pelayanannya mengecewakan dan tidak profesional.

“Makanya saya minta rujukan ke Rumah Sakit Syekh Yusuf,” ucap Daeng Simba

Dia menilai tidak profesional dalam melayani masyarakat. Apalagi saat berkomunikasi sangat tidak bersahabat dan beretika.

“Masyarakat itu datang ke puskesmas mau berobat bukan mendapatkan perlakuan buruk begitu,” keluhnya.

Selain itu kondisi keadaan puskesmas Kampili itu sangat jorok, banyak sampah dan kinerja perawatnya juga diragukan.

“Saya juga dipersulit didalam administrasi, anehnya lagi itu perawat disitu, mau langsung cabut selang infus anak saya,” geramnya.

“Padahal kondisi anak saya ini, sudah sangat lemah karena tidak makan 4 hari, dan disitu terbukti bahwa mereka sangat tidak profesional, coba kalau seandainya tidak cepat ditangani medis rumah sakit, bisa- bisa, nyawa anak saya tidak tertolong,” kesalnya.

Untuk wabah DBD, sekarang ini sangat meresahkan warga, karena belum ada penanganan khusus dari Dinas terkait. Menurut masyarakat Desa Pallangga sudah lama sekali, tidak dilakukan fogging di wilayahnya ini, tutupnya. (Shanty)