oleh

Polres Takalar Selidiki Terkait Ternak Curian Di Temukan di Rumah Ketua DPRD Takalar

Kasat Reskrim Polres Takalar,  AKP. Norman H. H. Sihite.

TAKALAR, SEKILAS INDONESIA-Hilangnya tiga ekor kerbau Bachtiar Daeng Beta, yang merupakan warga Dusun Bontosunggu, Desa Pa’rapunganta, Kecamatan Polongbangkeng Utara, yang lagi berteduh di samping rumah korban, Bachtiar Daeng Beta, senin (27/8) lalu.

Setelah itu, korban dan puluhan warga melakukan pencarian dan akhirnya menemukan kerbaunya di rumah Ketua DPRD Takalar, H.Jabir Bonto, di Kelurahan Palleko, depan Puskesmas Kecamatan Polut, sekitar pukul 19.00 Wita, senin (27/8) malam.

Kami pun langsung masuk di Rumah H.Bonto dan menanyakan langsung kerbau tersebut ke H.Jabir Bonto,  haji itu kerbau saya yang ada di belakang rumahta, tadi ada yang melihat anggotata menarik masuk kepekarangan rumahta”, ucapnya daeng Beta ke Haji Bonto.

H.Jabir Bonto pun langsung menjawab dengan singkat, oh..kerbaumu itu daeng beta, ada ji di belakang rumah saya, ada itu yang suruh bawah kesini berinisial GT

Kerbau milik korban

Pada saat itu pun, H.Jabir Bonto menyuruh anggotanya untuk dibawahkan keluar kerbau saya, 3 ekor, 1 jantan 2 betina, kata H. Bonto yang dikutif dari  Daeng Beta (28/08)

Daeng Beta menambahkan bahwa kerbaunya dia bisa ditemukan karena   ada informasi dari salah seorang pengendara sepeda motor yang menyampaikan kepadanya. Dimana pengendara roda dua itu, telah melihat ada seseorang menarik kerbau masuk dipekerangan, H.Jabir Bonto, ucap Bachtiar Daeng Beta, selasa (28/8)

Setelah itu, kami langsung melapor di Polsek Polongbangkeng Utara, namun anggota Polsek tidak menerima laporan saya, sehingga saya bersama warga, kurang lebih 50 orang mendatangi Polres takalar sekitar pukul 12.00 malam dan melaporkan kejadian tersebut, sampai laporannya diterima dengan laporan polisi nomor: lp/238/VIII/2018/Spkt. Ungkap daeng Beta (28/08)

Sementara Ketua DPRD Takalar, H.Jabir Bonto, melalui Anggota DPRD Takalar, Makmur Mustakim, mengatakan tidak seperti itu kebenarannya biarkan polisi yang usut. Perlu diketahui  bahwa H.Tambaru Lau juga kehilangan kerbaunya tiga ekor.

Hingga kemudian ada telpon dari seorang polisi, menyampaikan bahwa ada kerbau di Pa’rapunganta yang di ikat, sehingga anggotanya H.Lau datang mengambil dan membawah kerumah H.Bonto di Palleko, sambil menunggu pengembara kerbau tersebut untuk melihat dan memastikan kerbau itu.

Ternyata kerbau itu bukan kerbaunya H.Lau yang ditemukan. “Kalau dikatakan kerbau itu dicuri, masah disore hari pencuri bereaksi. Sebenarnya ini hanya mis komunikasi, karena awalnya dianggap kerbaunya H.Lau, tetapi setelah sambil ngecek diantara dua belah pihak ternyata itu kerbau Daeng Beta, ucap H. Bonto yang dikutip dari Makmur Mustakim.

Kasat Reskrim Polres Takalar,  AKP. Norman H. H. Sihite, mengatakan saat ini, pihaknya sudah memeriksa pelapor dan pemilik kebun Syamsuddin, yang ditempati berteduh kerbau milik korban.

Semua nama yang di sebut pelapor kami akan memanggil untuk melakukan pemeriksaan termasuk Ketua DPRD Takalar, H.Jabir Bonto, sebab dia juga disebut dalam laporan si pelapor.

Saat ini kami sementara melakukan penyelidikan dan mengambil beberapa keterangan dan semua nama yang disebut pelapor, akan diperiksa untuk diambil keterangannya, tegas AKP. Norman, rabu (29/8), (Aras/Rin)

News Feed