oleh

Wabub Wonogiri Hadiri Upacara Penutupan TMMD Reguler 102

WONOGIRI, SEKILASINDO. COM-
Telah dilaksanakan Upacara Penutupan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler 102 Kabupaten Wonigiri tahun 2018 dengan tema “Manunggal Membangun Karakter Generasi Milinial”, dilapangan Desa Sukoharjo, Kecamatan Tirtomoyo, rabu (8/8)

Kegiatan ini dihadiri Danrem 074/Warastratama Kolonel Inf Widi Prasetijono, Wakil Bupati Wonogiri Edy Santoso, SH.MH, Dandim 0728/Wng Letkol Inf M.Heri Amrrulloh, S.Sos,M.H, Kapolres Wonogiri AKBP Robertho Pardede SIK MIK.

Dandenpom IV/4 Surakarta Letkol CPM Gunawan Setiadi, SH, As Ren Dam IV/Dip. Letkol Arm Teguh Prihantoro W, Dan Skadik 405 Lanud Adisumarmo Letkol Pom Teguh Amdhi, Dan Den Hup Rem 074/Wrt Letkol Chb Agung, Kapen Rem 074/Wrt Mayor Inf Alfian, YP, Muspida Kab Wonogiri, Para Ka SKPD jajaran Pemkab Wonogiri, Kabid IPW Bapeda Prov Jateng Ir. Arif Jatmiko .Muspika Kecamatan Tirtomoyo, Para Kades dan perangkat desa se Kecamatan Tirtomoyo.

Sambutan dari Kasad Jendral TNI Mulyono yang di bacakan oleh Danrem 074 WRT Kolonel Inf Widi Prasetijono , “AMANAT KASAD PADA UPACARA PENUTUPAN TNI MANUNGGAL MEMBANGUN DESA KE-102 TA, 2018”.

Pembangunan wilayah Desa merupakan salah satu realisasi dari kebijakan nasional Nawacita yang ingin mewujudkan pembangunan Indonesia dari pinggiran. Lebih jauh, salah satu titik fokus dari pembangunan nasional ini berupaya untuk mewujudkan kestabilan dan kemajuan Indonesia secara keseluruhan.

Melalui pembangunan inilah, potensi yang ada di pedesaan harus dikembangkan dan kekurangan yang ada harus diatasi, guna mencapai pemerataan, pertumbuhan serta kemandirian desa secara berkelanjutan. Salah satu peran nyata TNI dalam mendukung pembangunan tersebut adalah turut serta pada kegiatan TMMD ke-102 TA 2018 yang diselenggarakan selama 30 hari mulai tanggal 10 Juli s.d. 8 Agustus 2018. Selain mewujudkan kemanunggalan TNI dan Rakyat.

TMMD yang dilaksanakan 3 kali dalam setahun ini juga merupakan wahana untuk menggelorakan kembali semangat gotong royong, rasa cinta tanah air, wawasan kebangsaan serta Ketahanan Nasional guna menjaga keutuhan NKRI kepada masyarakat dan khususnya generasi milenial.

Terkait hal tersebut, tema yang diangkat dalam TMMD ke-102 TA 2018 ini yaitu “Manunggal Membangun Karakter Generasi Milenial” sangatlah tepat apabila dihadapkan dengan kondisi generasi muda saat ini yang semakin modern. Seiring dengan pesatnya kemajuan teknologi, moralitas dan karakter generasi muda juga harus dibangun sehingga menjadi pribadi yang kreatif, aktif, inovatif dan berjiwa nasionalis yang kuat.

Pada kegiatan TMMD tahun kita melibatkan 50 Satgas TMMD di 50 Kab, 57 Kecamatan dan 79 Desa, dengan didukung oleh dinas Pemda setempat, di antaranya Dinas Kesehatan, Pertanian, BKKBN, Sosial, Kehutanan, Pekerjaan Umum, Keijaksaan serta Kepolisian. Guna mencapai sasaran-sasaran fisik, kita berupaya menjawab masalah-masalah infrastruktur jalan di desa-desa terpencil atau terisolir, masalah fasilitas umum serta rendahnya kualitas hidup masyarakat.

Untuk itu, pada TMMD kali ini, dalam skala nasional, kita telah berhasil mewujudkan program rehabilitasi lebih dari 200 unit rumah tidak layak huni, pembukaan 86 km jalan baru, pengerasan dan betonisasi 60 km jalan, perbaikan 30 rumah ibadah dan 8 sekolah, pembangunan jembatan dengan panjang total 252 m, pembuatan 43 unit MCK, pembangunan Poskamling dan saluran drainase di lebih dari 30 desa, pemberian kambing kepada petemak binaan serta penanaman 3.500 pohon di lahan konservasi alam.

Sedangkan untuk sasaran non-fisik, fokus program TMMD kali ini telah diarahkan untuk menumbuhkan kekebalan dalam menghadapi isu-isu disintegrasi Bangsa dan hal-hal yang mengarah epada konfik sosial. Dalam mencapai tujuan tersebut, Satgas TMMD yang bersinergi dengan dinas terkait di Pemda setempat, telah melaksanakan penyuluhan tentang hukum, wawasan kebangsaan, kerukunan antar umat beragama, serta bahaya Narkoba dan paham-paham radikal.

Setiap Satgas juga mengeluarkan tim-tim yang bertugas memberikan asistensi tentang pemeliharaan Kamtibmas, pencegahan danpenanganan Karhutla (Kebakaran hutan dan lahan), penyuluhan kesehatan dan program KB, serta bimbingan tentang cara-cara bertani dan betemak yang modern.

Saya melihat bahwa kegiatan penyuluhan dan asistensi yang telah dilaksanakan tersebut mendapat apresiasi dan perhatian dari banyak pihak, karena menyentuh problem-problem aktual yang dihadapi oleh masyarakat kita di daerah – daerah terpencil, serta menyasar elemen-elemen masyarakat yang rentan terhadap masalah-masalah sosial. Saya berharap, yang telah dilaksanakan ini dapat menjadi pemicu yang mendorong semangat masyarakat kita untuk terus maju dan berkembang dari segi ekonomi, jeli dan waspada terhadap bahaya-bahaya yang berdampak negatif bagi lingkungan, serta membentuk kehidupan yang guyub dan rukun di tengah perkembangan dunia yang semakin modem.

Kita harapkan pada akhimya akan menguatkan Imunitas Bangsa serta membentuk karakter generasi muda kita sebagai generasi milenial yang berdaya saing tinggi. Di samping kegiatan-kegiatan tadi, dalam TMMD ke-102 ini TNI juga bekerja sama dengan Kemenpora RI guna menyukseskan program unggulan Pemuda Mandiri Membangun Desa (PMMD), yaitu dengan meningkatkan kemandirian generasi muda di pedesaan dengan turut serta secara aktif membantu kegiatan fisik dan non fisik. Saya berbesar hati melihat bagaimana program ini berhasil dalam kerja nyata.

Penulis  : Imel

Editor    : Rin

News Feed