oleh

SMAN 12 Jeneponto Butuh Perhatian Dari Pemprov Sulsel.

JENEPONTO, SEKILASINDO. COM-Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 12 Jeneponto yang terletak di Desa Bulusibatang, Kecamatan Bontoramba, butuh perhatian khusus dan bantuan dari Pemerintah Pusat atau Provinsi Sulawesi Selatan, terkait kondisi bangunan sekolahnya yang sangat memprihatinkan.

Berdasarkan dengan pantauan Sekilasindo.com, Kondisi ruang kelas SMAN 12 Jeneponto, sangat memprihatinkan dimana di salah satu ruang kelas sudah tidak ada lagi plafonnya sehingga pada saat proses belajar berlangsung siswa siswi dan guru mengeluh karena kepanasan.

Menurut Kepala SMAN 12 Jeneponto, H. Muh. Syahadat S. Pd. Mpd, mengatakan saat ini pihaknya telah banyak melakukan penyediaan fasilitas umum yang terus dilakukan di Sekolahnya hanya saja dengan keterbatasan anggaran.

Seperti pagar Sekolah, sebelumnya tidak ada pagaranya tetapi kami bersama teman teman di Sekolah membuatkan pagar sementara yang terbuat dari bambu. Sedangkan untuk ruang kelas yang sudah hancur plafonnya kami belum memperbaiki karena belum ada anggarannya.

Pagar yang terbuat dari bambu

Olehnya itu, kami berharap kepada Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan agar bisa memperhatikan sekolah kami, untuk dapat memberikan anggaranpembangunan pagar dan perbaikan plafon, harap
H. Muh. Syahadat.

Sebenarnya kami sudah berapa kali menyampaikan keadaan Sekolah kami, di Dinas Pendidikan Provinsi Sulsel, melalui di UPT. Dinas Pendidikan Provinsi Sulsel yang ada di Kabupaten Je’neponto, pada saat ada pertemuan, namun sampai hari ini belum ada realisasi dari Pemerintah, sedihnya H. Muh. Syahada, sabtu (4/8).

Penulis : Aswin Rasyid
Editor : Rin

News Feed