oleh

Merasa tidak diperlakukan Adil, Oezil Mundur dari Timnas Jerman

SEKILASINDO.COM – Oezil menyatakan gantung sepatu dari sepak bola internasional setelah merasa diperlakukan tidak adil karena latar belakangnya sebagai imigran asal Turki.

Pemain Arsenal itu menganggap kritik presiden Federasi Sepak Bola Jerman Reinhard Grindel atas foto dirinya bersama presiden Turki Recep Tayip Erdogan sebagai tindakan rasis.

Foto Oezil dengan Recep Tayyip Erdogan mengundang kontroversi yang berujung pada pengunduran diri sang pemain dari timnas Jerman. (Kayhan Ozer/Presidential Palace/Handout via REUTERS)

Keputusan Oezil mendapat banyak dukungan, tapi tidak sedikit yang justru kembali menyerang mantan pemain Real Madrid itu atas keputusan meninggalkan kostum Die Mannschaft.

Bobic menjadi sosok baru yang berseberangan dengan Oezil dalam kaitan dengan keputusan pensiun dari timnas Jerman.

“Terus terang, saya rasa itu pengecut. Dia dapat memberi keterangan di manapun, di TV. Bagi kami pesepakbola, aturannya adalah tunjukkan dirimu dan berbicaralah,” ujar Bobic dilansir Bild.

“Jika dia masih 18 atau 19 tahun itu tidak masalah bagi saya. Tapi buat pemain yang sudah cukup lama berkarier, 29 tahun dan menjadi juara dunia, dia harus paham,” sambung sosok yang merupakan kelahiran Slovenia itu.

Bobic merasa langkah yang diambil Oezil justru dapat memancing reaksi lain untuk memperkeruh suasana.

“Saya tahu dua darah yang mengalir di tubuhnya, tapi Anda harus paham bahwa Anda memiliki tanggung jawab,” kata mantan pemain yang kini menjabat sebagai direktur olahraga klub Eintracht Frankfurt.

Oezil yang sudah membela Jerman sebanyak 92 kali sejak 2009, juga membela skuat Die Mannschaft di kelompok usia 19 tahun dan 21 tahun.

Selepas mundur dari timnas Jerman, Oezil mendapat pengakuan telah memberikan kontribusi yang luar biasa dari Kanselir Jerman Angela Merkel.

Sumber : CNNIndonesia

Editor : Hr

News Feed